<?xml version="1.0" encoding="utf-8"?>
<rss xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" version="2.0">
  <channel>
    <title><![CDATA[Liputan6.com Energi dan Mineral]]></title>
    <link>https://www.liputan6.com</link>
    <description><![CDATA[Feed Artikel Liputan6.com Energi dan Mineral]]></description>
    <language>ID</language>
    <lastBuildDate>Wed, 17 Jun 2026 11:53:17 +0700</lastBuildDate>
    <image>
        <url>https://cdn-production-assets-kly.akamaized.net/assets/images/gep-liputan6.png</url>
        <title><![CDATA[Liputan6]]></title>
        <link>https://www.liputan6.com</link>
    </image>

          <item>
        <link>https://www.liputan6.com/photo/read/6321322/datangi-kantor-bahlil-aktivis-lingkungan-desak-pemerintah-percepat-transisi-energi-ramah-lingkungan</link>
        <guid isPermaLink="false">6321322</guid>
        <title><![CDATA[Datangi Kantor Bahlil, Aktivis Lingkungan Desak Pemerintah Percepat Transisi Energi Ramah Lingkungan]]></title>
        <category>Foto</category>
        <description><![CDATA[Sejumlah aktivis lingkungan menggelar aksi unjuk rasa mendesak pemerintah Indonesia untuk mempercepat transisi dari bahan bakar fosil menuju energi yang lebih ramah lingkungan. Unjuk rasa yang bertepatan dengan peringatan Hari Bumi ini digelar di depan kantor Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Jakarta, Rabu 22 April 2026. Dalam aksinya, pengunjuk rasa mendesak pemerintah Indonesia menunjukkan komitmen nyata dalam transisi energi yang adil, serta meninggalkan bahan bakar fosil. Para aktivis lingkungan tersebut juga mendesak pemerintah mengambil peran kepemimpinan di forum global secara aktif dengan menghadiri dan terlibat dalam Konferensi Pertama tentang Transisi dari Bahan Bakar Fosil (First Conference on Transitioning Away from Fossil Fuels - TAFF) yang berlangsung di Santa Marta, Kolombia, pada 24-29 April 2026 mendatang. Sebagai informasi, TAFF merupakan konferensi internasional pertama yang khusus membahas perencanaan dan pelaksanaan penghentian ketergantungan global pada bahan bakar fosil secara adil.]]></description>
        <pubDate>Wed, 22 Apr 2026 16:57:13 +0700</pubDate>

        
                            <enclosure url="https://cdn0-production-images-kly.akamaized.net/3jzRPvA9Y2DgXZ740613m6IJaPc=/673x379/smart/filters:quality(75):strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5563213/original/082530400_1776850285-1.jpg" length="516553" type="image/jpeg" />
          <media:content url="https://cdn0-production-images-kly.akamaized.net/3jzRPvA9Y2DgXZ740613m6IJaPc=/673x379/smart/filters:quality(75):strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5563213/original/082530400_1776850285-1.jpg"
                         title="Datangi Kantor Bahlil Lahadalia, Aktivis Lingkungan Desak Pemerintah Percepat Transisi Energi Ramah Lingkungan"
                         caption="Datangi Kantor Bahlil Lahadalia, Aktivis Lingkungan Desak Pemerintah Percepat Transisi Energi Ramah Lingkungan"
                         alt="Datangi Kantor Bahlil Lahadalia, Aktivis Lingkungan Desak Pemerintah Percepat Transisi Energi Ramah Lingkungan"
                         copyright="Aktivis lingkungan menggelar aksi unjuk rasa mendesak pemerintah Indonesia untuk menunjukkan komitmen terhadap transisi dari bahan bakar fosil di depan kantor Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Jakarta, Rabu 22 April 2026. Sejumlah aktivis lingkungan menggelar aksi unjuk rasa mendesak pemerintah Indonesia untuk mempercepat transisi dari bahan bakar fosil menuju energi yang lebih ramah lingkungan. (BAY ISMOYO/AFP)"
                         attribution="Aktivis lingkungan menggelar aksi unjuk rasa mendesak pemerintah Indonesia untuk menunjukkan komitmen terhadap transisi dari bahan bakar fosil di depan kantor Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Jakarta, Rabu 22 April 2026. Sejumlah aktivis lingkungan menggelar aksi unjuk rasa mendesak pemerintah Indonesia untuk mempercepat transisi dari bahan bakar fosil menuju energi yang lebih ramah lingkungan. (BAY ISMOYO/AFP)"
                         type="image/jpeg"
                         fileSize="516553"
                                            />
          <media:thumbnail medium="image" type="image/jpg" url="https://cdn0-production-images-kly.akamaized.net/3jzRPvA9Y2DgXZ740613m6IJaPc=/673x379/smart/filters:quality(75):strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5563213/original/082530400_1776850285-1.jpg"/>
          <media:title><![CDATA[Datangi Kantor Bahlil Lahadalia, Aktivis Lingkungan Desak Pemerintah Percepat Transisi Energi Ramah Lingkungan]]></media:title>
          <media:copyright><![CDATA[Aktivis lingkungan menggelar aksi unjuk rasa mendesak pemerintah Indonesia untuk menunjukkan komitmen terhadap transisi dari bahan bakar fosil di depan kantor Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Jakarta, Rabu 22 April 2026. Sejumlah aktivis lingkungan menggelar aksi unjuk rasa mendesak pemerintah Indonesia untuk mempercepat transisi dari bahan bakar fosil menuju energi yang lebih ramah lingkungan. (BAY ISMOYO/AFP)]]></media:copyright>
          <media:text><![CDATA[Datangi Kantor Bahlil Lahadalia, Aktivis Lingkungan Desak Pemerintah Percepat Transisi Energi Ramah Lingkungan]]></media:text>
          <media:description><![CDATA[Aktivis lingkungan menggelar aksi unjuk rasa mendesak pemerintah Indonesia untuk menunjukkan komitmen terhadap transisi dari bahan bakar fosil di depan kantor Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Jakarta, Rabu 22 April 2026. Sejumlah aktivis lingkungan menggelar aksi unjuk rasa mendesak pemerintah Indonesia untuk mempercepat transisi dari bahan bakar fosil menuju energi yang lebih ramah lingkungan. (BAY ISMOYO/AFP)]]></media:description>
        
      </item>
          <item>
        <link>https://www.liputan6.com/photo/read/6306298/ketegangan-geopolitik-timur-tengah-ancam-krisis-energi-global</link>
        <guid isPermaLink="false">6306298</guid>
        <title><![CDATA[Ketegangan Geopolitik Timur Tengah Ancam Krisis Energi Global]]></title>
        <category>Foto</category>
        <description><![CDATA[Ketegangan antara Iran, Israel, dan Amerika Serikat, yang terus memanas sejak akhir Februari 2026 memicu ancaman krisis energi secara global. Eskalasi konflik ini meningkatkan risiko penutupan jalur distribusi perdagangan migas yang cukup vital, yakni Selat Hormuz. Peringatan penutupan Selat Hormuz telah mengancam pengiriman hampir seperlima konsumsi minyak dunia. Sebagaimana diketahui, jalur ini dilalui sekitar 20 persen pasokan minyak dan gas dunia. Situasi ini memicu lonjakan harga minyak di atas USD 100 per barel, serta mengancam stabilitas ekonomi dunia dan inflasi bahan bakar. Seperti diketahui, lonjakan harga minyak tidak lepas dari kekhawatiran terhadap gangguan jalur distribusi energi, khususnya di Selat Hormuz. Di sejumlah negara, seperti Amerika Serikat dan Inggris, harga Bahan Bakar Minyak (BBM) mengalami lonjakan yang cukup signifikan.]]></description>
        <pubDate>Mon, 30 Mar 2026 15:17:27 +0700</pubDate>

        
                            <enclosure url="https://cdn0-production-images-kly.akamaized.net/q92nh70R58dEGA7nZtR08Gd78xM=/673x379/smart/filters:quality(75):strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5540884/original/070145600_1774840979-1.jpg" length="2670043" type="image/jpeg" />
          <media:content url="https://cdn0-production-images-kly.akamaized.net/q92nh70R58dEGA7nZtR08Gd78xM=/673x379/smart/filters:quality(75):strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5540884/original/070145600_1774840979-1.jpg"
                         title="Ketegangan Kawasan Timur Tengah Ancam Krisis Energi Global"
                         caption="Ketegangan Kawasan Timur Tengah Ancam Krisis Energi Global"
                         alt="Ketegangan Kawasan Timur Tengah Ancam Krisis Energi Global"
                         copyright="Para pekerja berjalan di area stasiun degasifikasi di ladang minyak Zubair, yang operasinya telah dikurangi karena perang Timur Tengah yang dipicu oleh serangan AS dan Israel terhadap Iran, dekat Basra, Irak, Sabtu, 28 Maret 2026. Ketegangan antara Iran, Israel, dan Amerika Serikat, yang terus memanas sejak akhir Februari 2026 memicu ancaman krisis energi secara global. (AP Photo/Leo Correa)"
                         attribution="Para pekerja berjalan di area stasiun degasifikasi di ladang minyak Zubair, yang operasinya telah dikurangi karena perang Timur Tengah yang dipicu oleh serangan AS dan Israel terhadap Iran, dekat Basra, Irak, Sabtu, 28 Maret 2026. Ketegangan antara Iran, Israel, dan Amerika Serikat, yang terus memanas sejak akhir Februari 2026 memicu ancaman krisis energi secara global. (AP Photo/Leo Correa)"
                         type="image/jpeg"
                         fileSize="2670043"
                                            />
          <media:thumbnail medium="image" type="image/jpg" url="https://cdn0-production-images-kly.akamaized.net/q92nh70R58dEGA7nZtR08Gd78xM=/673x379/smart/filters:quality(75):strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5540884/original/070145600_1774840979-1.jpg"/>
          <media:title><![CDATA[Ketegangan Kawasan Timur Tengah Ancam Krisis Energi Global]]></media:title>
          <media:copyright><![CDATA[Para pekerja berjalan di area stasiun degasifikasi di ladang minyak Zubair, yang operasinya telah dikurangi karena perang Timur Tengah yang dipicu oleh serangan AS dan Israel terhadap Iran, dekat Basra, Irak, Sabtu, 28 Maret 2026. Ketegangan antara Iran, Israel, dan Amerika Serikat, yang terus memanas sejak akhir Februari 2026 memicu ancaman krisis energi secara global. (AP Photo/Leo Correa)]]></media:copyright>
          <media:text><![CDATA[Ketegangan Kawasan Timur Tengah Ancam Krisis Energi Global]]></media:text>
          <media:description><![CDATA[Para pekerja berjalan di area stasiun degasifikasi di ladang minyak Zubair, yang operasinya telah dikurangi karena perang Timur Tengah yang dipicu oleh serangan AS dan Israel terhadap Iran, dekat Basra, Irak, Sabtu, 28 Maret 2026. Ketegangan antara Iran, Israel, dan Amerika Serikat, yang terus memanas sejak akhir Februari 2026 memicu ancaman krisis energi secara global. (AP Photo/Leo Correa)]]></media:description>
        
      </item>
      </channel>
</rss>
